oleh Bagus Utomo, pegiat kesehatan jiwa
Love scamming adalah penipuan daring (online) berkedok romansa, di mana pelaku menggunakan identitas palsu untuk membangun hubungan asmara palsu guna memanipulasi korban dan menguras uang atau data pribadinya. Kejahatan ini sering terjadi melalui media sosial atau aplikasi kencan dengan modus perhatian intens dan janji manis.
Sinonim/Istilah Terkait:
Penipuan berkedok cinta
Romance scam
Penipuan kencan online
Pig butchering
(istilah spesifik untuk manipulasi emosi jangka panjang)
Contoh Penggunaan & Modus Operandi:
Identitas Palsu: Menggunakan foto orang asing yang menarik (seringkali militer, insinyur, atau pengusaha asing).
Alasan Darurat: Meminta uang untuk alasan medis (keluarga masuk ICU), barang tertahan di bea cukai, atau biaya tiket untuk bertemu.
Manipulasi Emosi: Mengirim pesan intens setiap hari untuk memenangkan kepercayaan.
Akses Pribadi: Meminta data pribadi seperti foto KTP, kartu kredit, atau kode OTP.
Cara terbaik menghindari love scamming (penipuan berkedok cinta) adalah dengan tidak pernah mengirim uang atau memberikan data keuangan kepada seseorang yang hanya dikenal daring. Waspadai hubungan yang terlalu cepat intim, tolak ajakan investasi, verifikasi identitas via video call, dan reverse image search foto profil. Jangan terbuai rayuan manis, terutama dari orang asing.
Berikut adalah panduan lengkap menghindari love scamming:
- Waspadai Tanda-Tanda Awal (Red Flags)
Terlalu Cepat Mengungkapkan Cinta: Pelaku sering menyatakan cinta atau mengajak serius dalam waktu sangat singkat, bahkan tanpa pernah bertemu langsung.
Menghindari Pertemuan Langsung/Video Call: Jika selalu ada alasan untuk menunda pertemuan, sering beralasan kamera rusak atau sinyal buruk saat diajak video call, itu tanda identitas palsu.
Foto Profil Terlalu Sempurna: Seringkali foto yang digunakan adalah hasil curian. Gunakan Google Reverse Image Search untuk memeriksa keaslian foto profil mereka. - Langkah Keamanan Finansial dan Data Pribadi
Jangan Pernah Kirim Uang: Prinsip utamanya adalah jangan pernah mengirim uang, transfer, memberikan detail kartu kredit, atau hadiah kepada seseorang yang belum pernah Anda temui secara langsung, apapun alasannya (sakit, tiket, hadiah tertahan bea cukai).
Batasi Informasi Pribadi: Jangan membagikan informasi sensitif seperti alamat rumah, tempat kerja, atau informasi keuangan di media sosial atau platform kencan. - Tindakan Pencegahan Proaktif
Gunakan Platform Resmi: Berkomunikasilah hanya melalui aplikasi kencan resmi dan hindari segera berpindah ke WhatsApp atau media sosial pribadi sebelum mengenal mereka dengan baik.
Berbagi dengan Orang Terdekat: Ceritakan tentang hubungan daring baru Anda kepada teman atau keluarga agar mereka bisa memberikan pandangan objektif.
Lakukan Pengecekan Mandiri: Cobalah untuk mencari informasi tentang profil tersebut di internet (media sosial lain) untuk memastikan kebenarannya. - Jika Sudah Curiga
Hentikan Kontak: Segera hentikan komunikasi dan blokir jika ada permintaan uang atau perilaku mencurigakan.
Laporkan: Laporkan akun tersebut ke pihak aplikasi kencan atau pihak berwenang (Kepolisian/ Siber Polri).
Love scammer sering memanfaatkan kesepian korbannya, jadi tetaplah rasional meskipun terbuai rayuan manis