Karya: Adi "ito" (Guruh Adi Sasmito)
menapak kaki di negeri tuan
mengawal asa hingga musim pun datang
perkuat hati tuk bertahan
diantara kepala yang berkecamuk bukan kepalang
ternyata ini bukan sandaran
langit pekat yang mengatakan untuk pulang
hamba memang buta "rasa" tapi hamba bukan buta "ingatan"
Selongsong peluru kenyataan menusuk pahit duka labirin kesunyian yang menjelang
Itu akan membawa mati
bukan hamba yang mendekati"kesendirian" tapi dunia yang mulai "melupakan"
di antara jerat jaring-jaring bayang sepi
di tepi arah dan tujuan
gemericik hujan
menyebut nama NYA dalam rintihan doa
merenung indah waktu berjalan
menggenggam erat kuasa Mega yang datang untuk detak jantung yang akan selalu terjaga
Jakarta, 10 april 2022🌹