Yaitu 4 pilar dalam mendampingi orang yang kita sayangi untuk pulih dari gangguan skizofrenia(atau yg lainnya) seperti edukasi dari Dr. Hervita Diatri SpKj:
1. HARAPAN
Seburuk apapun yg kita alami sebagai keluarga atau Orang Dengan Skizofrenia selalu ada harapan untuk bangkit dan mandiri. Hidup kita tidak berakhir ketika skizofrenia hadir. Tapi kita bisa menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan kondisi ini dan bersama2 saling bergandengan bangkit dan berbahagia kembali.
2. IDENTITAS
Seringkali setelah orang yg kita sayangi mengalami gangguan jiwa kita anggap ia tdk bisa apa2 lagi. Sehingga kita menganggapnya tdk mampu lagi dan mulai membuat keputusan2 untuk hidupnya. Kita juga mulai menganggap diagnosa adalah identitas baru bagi orang dengan skizofrenia. Sesungguhnya itu tidak tepat. Aturlah sedemikian rupa agar kita bisa membantu utk hal2 penting yg ia belum mampu. Tapi perlakukan orang yang kita sayangi seperti layaknya seorang biasa. Agar ia bisa tetap menentukan pilihan2 hidup yg ia mampu. Itulah modal kemandirian yg dasar.
Kemudian, jangan melabel seseorang dgn label diagnosa. Ia adalah manusia yg sama seperti dulu namun kini mengalami pengalaman mental yang belum kita pahami sepenuhnya. Kita semua juga demikian kan...
3. MAKNA
Mengalami skizofrenia atau gangguan jiwa bukan semata2 ujian atau cobaan atau musibah. Melainkan bagian dari perjalanan hidup seseorang. Seseorang yg survive atau lolos dari maut karena penyakit berat seperti terlahir kembali ke dunia mendapat kesempatan kedua untuk hidup baru yg lebih berarti. Demikian juga pengalaman bangkit dari gangguan jiwa. Suatu pengalaman spiritual yg sangat bermakna. Bahkan setelah itu kamu dapat membantu orang lain. Perjuangan mengubah derita menjadi makna. Kata Victor Frankl seyogyanya kita hidup tidak mengejar kebahagiaan. Tapi mencari makna hidup. Mengejar kebahagiaan bisa kecewa. Sementara mencari makna hidup kita dapat selalu mencari sisi positif dari setiap peristiwa kehidupan yang kita alami.
4. TANGGUNG JAWAB
Mari kita membangun rasa tanggung jawab buat ODS yang kita dampingi. Bahwa dirinya yg bisa mengubah hidupnya sendiri. Berikan kepercayaan yg cukup agar rasa percaya diri dapat tumbuh. Mari teman2 ODS jadi pemimpin untuk pemulihannya sendiri. Keluarga hanya memberi dukungan. Rawat diri sebaik2nya. Konsultasi dan Minum obat disiplin. Aktifitas positif, beribadah atas perjuangan sendiri. Memiliki rasa tanggung jawab akan melapangkan jalan pemulihan dan kemandirian. Manfaatnya akan dirasakan oleh diri sendiri.
Kurang lebihnya demikian. Kalo ada kekurangan harap maklum hanya berdasarkan ingatan. Semoga berguna.